Dapatkan Aplikasinya
DOWNLOAD SEKARANG
QR Code App Watsons
  • google-play.png
  • app-store.png
Temukan Toko Kami Blog
Layanan Watsons
0
TAS SAYA
Share

Berkeringat merupakan cara alami tubuh untuk menjaga suhu tetap stabil. Namun, keringat berlebih bisa membuat bajumu basah, menimbulkan bau badan, hingga meningkatkan risiko infeksi kulit akibat lembap terus-menerus. Agar kondisinya tidak semakin parah, kamu perlu tahu cara mengatasi keringat berlebihan. Namun, sebelum itu, ketahui dulu penyebab keringat berlebihan supaya kamu dapat menemukan cara terbaik untuk mengatasinya. Yuk, dapatkan informasi selengkapnya di bawah ini!

Penyebab Keringat Berlebihan 

Badan mudah gerah dan berkeringat tidak terjadi begitu saja. Kondisi tersebut umumnya disebabkan oleh sejumlah faktor berikut:

  • Penyakit hiperhidrosis: Kondisi medis yang menyebabkan produksi keringat berlebih di area tubuh tertentu, biasanya di area tangan, ketiak, kaki, dan lipatan paha, tanpa ada pemicu seperti udara panas atau aktivitas fisik;
  • Stres parah: Saat cemas atau stres, tubuh akan merespons dengan meningkatkan produksi keringat;
  • Makanan pedas: Makanan pedas dapat merangsang reseptor panas dalam tubuh, sehingga akan meningkatkan produksi keringat.

Cara Mengatasi Keringat Berlebihan

Kabar baiknya, keringat berlebihan merupakan kondisi yang dapat diatasi. Kamu bisa melakukan berbagai cara berikut untuk mengatasi produksi keringat berlebihan.

  • Jaga suhu udara di ruangan

Jagalah suhu ruangan tetap sejuk untuk membantu mengurangi produksi keringat yang berlebihan. Ventilasi yang baik merupakan kunci utama agar udara bisa mengalir dengan lancar di dalam ruangan. Untuk meningkatkan sirkulasi udara, kamu juga bisa menyalakan AC atau kipas angin. 

Cara lainnya adalah memasang gorden atau tirai pada jendela untuk menghalangi paparan sinar matahari langsung. Sebab, hal tersebut bisa meningkatkan suhu ruangan. Lalu, jika memungkinkan, gunakan humidifier untuk mengontrol kelembapan udara, yang dapat memengaruhi produksi keringat.

  • Kenakan baju yang breathable

Baju yang tepat bisa membantu menyerap keringat dengan baik, sehingga menjaga tubuhmu tetap nyaman beraktivitas. Jadi, untuk cara mengatasi keringat berlebihan, pilihlah baju dengan bahan yang menyerap keringat, seperti linen, katun, atau bahan berteknologi dry-fit yang mampu mengeringkan keringat lebih cepat.

Kemudian, pilihlah pakaian yang agak longgar supaya sirkulasi udara berjalan lebih baik, sehingga dapat mengurangi rasa gerah. Tak kalah penting, hindari baju berbahan sintetis—seperti poliester—yang cenderung menahan panas sehingga berisiko membuat badan mudah gerah dan berkeringat.

  • Kelola stres dengan baik

Seperti yang telah disebutkan, stres merupakan salah satu penyebab keringat berlebihan. Oleh sebab itu, carilah cara untuk mengelola stres dengan baik. Misalnya, kamu bisa melakukan latihan pernapasan untuk menenangkan sistem saraf ketika stres mulai melanda. 

Selain itu, yoga dan meditasi juga dapat menjadi cara yang bagus untuk mengelola stres. Sebab, aktivitas tersebut mampu membantu menurunkan kadar hormon stres (kortisol), sehingga tubuhmu pun bakal terasa lebih rileks. Imbangi hal tersebut dengan mengelola waktu sebaik mungkin. Hindari menunda atau menumpuk pekerjaan yang bisa memicu stres berlebih.

  • Hindari makanan pemicu keringat berlebih 

Kurangi mengonsumsi makanan yang dapat memicu keringat berlebih, termasuk makanan pedas. Kandungan capsaicin dalam cabai bisa merangsang reseptor panas pada tubuh, sehingga produksi keringat pun akan meningkat.

Di samping itu, batasi pula konsumsi kafein seperti kopi dan teh. Sebab, kafein dapat memicu produksi hormon adrenalin yang berfungsi meningkatkan detak jantung. Kondisi detak jantung yang meningkat dapat membuat tubuh memproduksi lebih banyak keringat. Sebagai gantinya, minumlah air putih yang cukup untuk membantu menjaga tubuh tetap stabil. Cara ini dapat mengurangi potensi tubuh untuk mengeluarkan keringat secara berlebihan.

  • Gunakan deodoran anti-perspirant

Rutinlah menggunakan deodoran anti-perspirant yang mampu mengontrol produksi keringat sekaligus mengurangi bau badan. Salah satu contohnya seperti  Lady Speed Stick Deodorant – Powder Fresh yang dapat memberikan perlindungan 48 jam pada ketiak agar tetap kering dan wangi. Ada pula Nivea Deodorant Roll On Black & White Invisible Clear dengan kemampuan melawan bakteri penyebab bau badan serta melindungi dari keringat hingga 48 jam.

Harga sebelum diskon member Watsons Club.

Klik produk untuk diskon & voucher

Harga sebelum diskon member Watsons Club.

Klik produk untuk diskon & voucher

Selain itu, kamu juga bisa menggunakan Deorex Drymax Gentle Antiperspirant yang dirancang khusus untuk mengatasi penyakit hiperhidrosis. Formulanya mampu memberikan perlindungan hingga 3–5 hari untuk mengatasi produksi keringat berlebih dan bau badan. Opsi lainnya adalah Posh Men Roll On Deodoran – Active Cool dengan kandungan 99% anti-bakteri yang mampu menahan keringat dan bau badan selama 48 jam.

Harga sebelum diskon member Watsons Club.

Klik produk untuk diskon & voucher

Harga sebelum diskon member Watsons Club.

Klik produk untuk diskon & voucher


Kunci dari cara mengatasi keringat berlebihan adalah menjaga kesejukan di dalam ruangan, pakai baju yahng breathable, mengelola stres dengan baik, dan mengurangi makanan pemicu keringat. Selain itu, rajinlah menggunakan deodoran anti-perspirant sesuai rekomendasi di atas. Berbagai deodoran tersebut mampu mengontrol produksi keringat sekaligus membantu mengurangi bau badan. Dapatkan produknya hanya di website atau aplikasi Watsons Indonesia! Kalau keringat berlebihan masih terjadi walaupun kamu sudah menerapkan cara-cara di atas, sebaiknya segera konsultasikan kepada dokter, ya!

Previous

4 Perbedaan Body Mist dan Parfum

Next

Serba-serbi Dry Shampoo untuk Rambut Berhijab

Related Topics
Share
*/?>